-

Salam

27 Juli 2010

Sedekah-Opick

Artist : Opick
Lirik Lagu : Opick - Sedekah
Opick - Sedekah

alangkah indah
orang bersedekah
dekat dengan Allah
dekat dengan surga

takkan berkurang
harta yang bersedekah
akan bertambah
akan bertambah

Allah Maha Kaya
yang Maha Pemurah
yang akan mengganti
dan membalasnya
Allah Maha Kuasa
yang Maha Perkasa
semoga kan membalas surga

oh indahnya
saling berbagi
saling memberi
karna Allah

oh indahnya
saling menjaga
saling mengasihi
karna Allah
Allah.. Allah.. Allah.. Allah.. Allahu ya Rahman

22 Juli 2010

Prepare for Ramadhan

Ramadhan adalah bulan penuh berkah, penuh berkah dari semua sisi kebaikan. Oleh karena itu, umat Islam harus mengambil keberkahan Ramadhan dari semua aktifitas positif dan dapat memajukan Islam dan umat Islam. Termasuk dari sisi ekonomi, sosial, budaya dan pemberdayaan umat. Namun demikian semua aktifitas yang positif itu tidak sampai mengganggu kekhusu’an ibadah ramadhan terutama di 10 terakhir bulan Ramadhan. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan bulan puasa sebagai bulan penuh amaliyah dan aktivitas positif. Selain yang telah tergambar seperti tersebut di muka, beliau juga aktif melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Rasulullah saw. menikahkan putrinya (Fathimah) dengan Ali RA, menikahi Hafsah dan Zainab.

Persiapan Mental
Persiapan mental untuk puasa dan ibadah terkait lainnya sangat penting. Apalagi pada saat menjelang hari-hari terakhir, karena tarikan keluarga yang ingin belanja mempersiapkan hari raya, pulang kampung dll, sangat mempengaruhi umat Islam dalam menunaikan kekhusu’an ibadah Ramadhan. Dan kesuksesan ibadah Ramadhan seorang muslim dilihat dari akhirnya. Jika akhir Ramadhan diisi dengan i’tikaf dan taqarrub yang lainnya, maka insya Allah dia termasuk yang sukses dalam melaksanakan ibadah Ramadhan.

Persiapan ruhiyah (spiritual)
Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an saum sunnah, dzikir, do’a dll. Dalam hal mempersiapkan ruhiyah, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mencontohkan kepada umatnya dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, sebagaimana yang diriwayatkan ‘Aisyah ra. berkata:” Saya tidak melihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menyempurnakan puasanya, kecuali di bulan Ramadhan. Dan saya tidak melihat dalam satu bulan yang lebih banyak puasanya kecuali pada bulan Sya’ban” (HR Muslim).

Persiapan fikriyah
Persiapan fikriyah atau akal dilakukan dengan mendalami ilmu, khususnya ilmu yang terkait dengan ibadah Ramadhan. Banyak orang yang berpuasa tidak menghasilan kecuali lapar dan dahaga. Hal ini dilakukan karena puasanya tidak dilandasi dengan ilmu yang cukup. Seorang yang beramal tanpa ilmu, maka tidak menghasilkan kecuali kesia-siaan belaka.

Persiapan Fisik dan Materi
Seorang muslim tidak akan mampu atau berbuat maksimal dalam berpuasa jika fisiknya sakit. Oleh karena itu mereka dituntut untuk menjaga kesehatan fisik, kebersihan rumah, masjid dan lingkungan. Rasulullah mencontohkan kepada umat agar selama berpuasa tetap memperhatikan kesehatan. Hal ini terlihat dari beberapa peristiwa di bawah ini :
• Menyikat gigi dengan siwak (HR. Bukhori dan Abu Daud).
• Berobat seperti dengan berbekam (Al-Hijamah) seperti yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim.
• Memperhatikan penampilan, seperti pernah diwasiatkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabat Abdullah ibnu Mas’ud ra, agar memulai puasa dengan penampilan baik dan tidak dengan wajah yang cemberut. (HR. Al-Haitsami).

Sarana penunjang yang lain yang harus disiapkan adalah materi yang halal untuk bekal ibadah Ramadhan. Idealnya seorang muslim telah menabung selama 11 bulan sebagai bekal ibadah Ramadhan. Sehingga ketika datang Ramadhan, dia dapat beribadah secara khusu’ dan tidak berlebihan atau ngoyo dalam mencari harta atau kegiatan lain yang mengganggu kekhusu’an ibadah Ramadhan.

Merencanakan Peningkatan Prestasi Ibadah (Syahrul Ibadah)
Ibadah Ramadhan dari tahun ke tahun harus meningkat. Tahun depan harus lebih baik dari tahun ini, dan tahun ini harus lebih baik dari tahun lalu. Ibadah Ramadhan yang kita lakukan harus dapat merubah dan memberikan output yang positif. Perubahan pribadi, perubahan keluarga, perubahan masyarakat dan perubahan sebuah bangsa. Allah SWT berfirman : « Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri » (QS AR- Ra’du 11). Diantara bentuk-bentuk peningkatan amal Ibadah seorang muslim di bulan Ramadhan, misalnya; peningkatan, ibadah puasa, peningkatan dalam tilawah Al-Qur’an, hafalan, pemahaman dan pengamalan. Peningkatan dalam aktifitas sosial, seperti: infak, memberi makan kepada tetangga dan fakir-miskin, santunan terhadap anak yatim, beasiswa terhadap siswa yang membutuhkan dan meringankan beban umat Islam. Juga merencanakan untuk mengurangi pola hidup konsumtif dan memantapkan tekad untuk tidak membelanjakan hartanya, kecuali kepada pedagang dan produksi negeri kaum muslimin, kecuali dalam keadaan yang sulit (haraj).

Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrut Taubah (Bulan Taubat)
Bulan Ramadhan adalah bulan dimana syetan dibelenggu, hawa nafsu dikendalikan dengan puasa, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka. Sehingga bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat kondusif untuk bertaubat dan memulai hidup baru dengan langkah baru yang lebih Islami. Taubat berarti meninggalkan kemaksiatan, dosa dan kesalahan serta kembali kepada kebenaran. Atau kembalinya hamba kepada Allah SWT, meninggalkan jalan orang yang dimurkai dan jalan orang yang sesat.

Taubat bukan hanya terkait dengan meninggalkan kemaksiatan, tetapi juga terkait dengan pelaksanaan perintah Allah. Orang yang bertaubat masuk kelompok yang beruntung. Allah SWT. berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS An-Nuur 31).

Oleh karena itu, di bulan bulan Ramadhan orang-orang beriman harus memperbanyak istighfar dan taubah kepada Allah SWT. Mengakui kesalahan dan meminta ma’af kepada sesama manusia yang dizhaliminya serta mengembalikan hak-hak mereka. Taubah dan istighfar menjadi syarat utama untuk mendapat maghfiroh (ampunan), rahmat dan karunia Allah SWT. “Dan (dia berkata): "Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa." (QS Hud 52)

Menjadikan bulan Ramadhan sebagai Syahrut Tarbiyah, Da’wah
Bulan Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para da’i dan ulama untuk melakukan da’wah dan tarbiyah. Terus melakukan gerakan reformasi (harakatul ishlah). Membuka pintu-pintu hidayah dan menebar kasih sayang bagi sesama. Meningkatkan kepekaan untuk menolak kezhaliman dan kemaksiatan. Menyebarkan syiar Islam dan meramaikan masjid dengan aktifitas ta’lim, kajian kitab, diskusi, ceramah dll, sampai terwujud perubahan-perubahan yang esensial dan positif dalam berbagai bidang kehidupan. Ramadhan bukan bulan istirahat yang menyebabkan mesin-mesin kebaikan berhenti bekerja, tetapi momentum tahunan terbesar untuk segala jenis kebaikan, sehingga kebaikan itulah yang dominan atas keburukan. Dan dominasi kebaikan bukan hanya dibulan Ramadhan, tetapi juga diluar Ramadhan.

Menjadikan Ramadhan sebagai Syahrul Muhasabah (Bulan Evaluasi)
Dan terakhir, semua ibadah Ramadhan yang telah dilakukan tidak boleh lepas dari muhasabah atau evaluasi. Muhasabah terhadap langkah-langkah yang telah kita perbuat dengan senantiasa menajamkan mata hati (bashirah), sehingga kita tidak menjadi orang/kelompok yang selalu mencari-cari kesalahan orang/kelompok lain tanpa mau bergeser dari perbuatan kita sendiri yang mungkin jelas kesalahannya. Semoga Allah SWT senantiasa menerima shiyam kita dan amal shaleh lainnya dan mudah-mudahan tarhib ini dapat membangkitkan semangat beribadah kita sekalian sehingga membuka peluang bagi terwujudnya Indonesia yang lebih baik, lebih aman, lebih adil dan lebih sejahtera. Dan itu baru akan terwujud jika bangsa ini yang mayoritasnya adalah umat Islam kembali kepada Syariat Allah. []




Sumber : Panduan Ibadah Ramadhan, Iman Santoso
www.hudzaifah.org

ukhuwah

Rrrr..rrr..rrr bunyi getar hp tiba-tiba saja berbunyi di sore hari saat hujan angin melanda kota Bogor (hal biasa yang terjadi di kota hujan ini). Tiba-tiba ada sms :
"Assalamu'alaikum kak fatimah masih ingat sama R***??" Dalam pikiran berkecamuk mengingat-ingat nama ini..siapa ya??kenal dimana?? Bener-bener lupa..terus saya balas sms nya..awalnya ingin mengatakan lupa tapi dengan sedikit basa-basi akhirnya saya menanyakan sebenarnya ini siapa??..Akhirnya saya inget ternyata ini adalah seorang adek yang berasala dari salah satu SMA di Bekasi yang dulu pernah mengikuti kegiatan keputrian tingkat Jawa yang diagendakan oleh AL Hurriyyah. Subhanallah..ternyata sebuah ukhuwah itu masih tetap terjalin walau sudah lama tidak ada komunikasi yang terhubung..dan Subhanallah tarbiyah lah yang mengikatkan kita. Setelah berkali-kali kita saling berbalasan sms menanyakan kabar, akhirnya inti dari sms ini adalah adek ini menitipkan temen-temen nya yang menjadi mahasiswa baru di IPB agar tetap terjaga dalam tarbiyah. Insyaallah akan diusahakan dengan segenap jiwa untuk penjagaan. Ya Allah teguhkanlah hati ini untuk terus meniti jalanMU dan menegakkan panji-panji agamaMU..Allahu Akbar!! Allah Maha Besar..

24 Juni 2010

naruto vs one piece



Pagi-pagi sudah kepingin nulis,,tapi yang muncul adalah keinginan untuk menulis tentang naruto dan one piece yang sudah lama dipendam. Ini tentang cara pandang saya mengenai naruto dan one piece. Mungkin banyak yang menganggap aneh ya mengenai kedua komik ini tapi ada sesuatu yang memebuat saya tertarik.

Naruto
Cara pandang saya ketika membaca alur ceritanya adalah terdapat konsep tarbiyah. Banyak orang membaca naruto hanya sekedar untuk membaca saja dan mengikuti alur cerita. Namun, dibalik alur cerita itu terdapat konsep tarbiyah yang secara tersirat dimunculkan. Coba deh membacanya maka akan melihat konsep tarbiyah di sana. Konsep tarbiyah yang dilakukan adalah dalam cerita naruto di desa Konoha menerapkan bahwa seorang guru akan mempunyai 3 orang murid. Dan dari muridnya ini masing-masing akan mempunyai 3 orang murid lagi. Misalnya : Tim 7 ini terdiri dari Kakashi (guru), Naruto, Sakura, Sasuke (mrid). Dalam tim 7 ini terdapat guru dan murid. Sebelumnya sang guru (Kakashi) mempunyai guru seorang Hokage (Kepala Desa). Didalam tim ini dipelajari semua ilmu yang berasal dari gurunya dan belajar untuk saling mengerti antar murid yang satu dengan yang lainnya. Didalamnya juga konsep ukhuwah sangat terlihat. Melihat ada teman seperguruanya yang berubah jalur maka teman-teman yang lainnya mengingatkan dan mencoba untuk menyadarkannya. Nah, inilah cara pandang saya dalam membaca komik tidak hanya melihat dari alur ceritanya saja tapi ada manfaat yang dapat diambil.

One Piece
Orang-orang melihat komik ini sangatlah 'lebay' dan 'gajebo'. Saya juga menyadarinya kok..hehehe..Namun, ada beberapa yang dapat diambil pelajarannnya dari karakter tokoh kartunnya disana, yaitu :
1. Monkey D. Luffy : seorang kapten bajak laut di sebuah kapal Going Merry (kapal terdahulu) dan kapal Thousand Sunny (kapal baru). Luffy ini adalah seorang pemimpin ynag sangat memperhatikan awak kapalnya. Ikatan pertemanan dalam kru bajak laut ini sangatlah baik. Antara teman yang satu dengan yang lainnya saling mengorbankan dirinya untuk keselamtan kru yang lainnya. Luffy adalah kapten kapal yang baik, walau suka makan, dan seenaknya sendiri. Luffy juga orang yang selalu menepati janjinya jika berjanji pada orang lain. (Pemimpin yang baik)
2. Portgas D. Ace : Ace adalah kakak luffy. Ace adalah orang yang selalu menjunjung tinggi ikatan persaudaraan yang pernah terjadi. Pantang menyerah karena berusaha untuk selalu melindungi adiknya (Luffy) dari dari orang yang ingin membunuh Luffy. Ace adalah seorang kakan yang sangat baik kepada adiknya. Namun, Ace meninggal karena melindungi adiknya (Luffy). (Kakak yang baik)
3. Kru bajak laut 'Topi Jerami' : Kru bajak laut ini sangat menjunjung tinggi qiyadah wal jundiyah. Mereka sangat percaya kepada kapten kapalnya yaitu Luffy dalam mengambil semua keputusan. Mereka tidak pernah menentang apa yang diperintahkan pemimpinnya. Amal jam'i juga diterpakan dalam kru ini dalam melakukan perjalanan menuju sebuah cita-cita yang diinginkan bersama. (Tim yang solid)

Nb: Komik yang saya sukai hanya dua komik ini yang lainnya tidak terlalu suka. Semoga bisa membagi cara pandang dalam membaca komik. Mohon kritik dan masukannya..

sebuah pilihan

setiap pilihan dalam hidup haruslah siap dengan segala konsekuensinya
dalam hidup tidak boleh lari dalam masalah namun, harus dengan berani menghadapinya
sebuah kenyataan akan membuat dirimu lebih memaknai kehidupan
kita harus bersyukur dalam setiap langkah kehidupan
karena Allah swt telah menuliskan skenario yang sangat indah bagi hambaNya
Ya Allah, kokohkanlah langkah kaki ini untuk terus berjalan di jalanMu

22 Juni 2010

celoteh fatimah

Ada seorang anak (karena merasa dirinya masih anak-anak) yang bernama Fatimah Khoirun Nissa,,anak ini sangat berobsesi dengan nama Fatimah Azahra sehingga blog nya diberi nama Fatimah Azahra..dan obsesinya ini sampai ingin memberikan nama putrinya kelak dengan nama 'azahra'. Wah,,belum apa-apa sudah ngelantur kemana-mana ya..
Fatimah mempunyai sifat yang berbeda dengan orang kebanyakan (g tau 'deng' bener atau enggak)..yaitu cuek, cool dsb..banyak orang yang protes dengan sifat kayak begini tapi bingung mau merubahnya..(apa ini terpengaruh dengan golongan darah ya??)..g nyambung..
Cerita sedikit ya : Beberapa hari yang lalu di bulan yang sama yaitu Juni setelah melihat film Jepang tentang golongan darah sampai berpikiran bahwa saya g mau mempunyai golongan darah AB,,karena di film ini golongan darah AB kayaknya bukan sifatnya banget, kepinginnya se golongan darahnya O..sampai penasaran gitu,,karena belum pernah periksa golongan darah,,(pernah se,,saat jadi panitia donor darah di SMA meminta petugas dari PMI untuk cek golongan darah tapi lupa apa golongan darahnya karena g dikasih kartu,,ingetnya O atau AB)..Sampai 'saking' penasarannya akhirnya memutuskan untuk cek golongan darah di poliklinik dr. Katili,,deg degan juga nunggunya karena berharap mempunyai golongan darah O,,dan akhirnya tibalah penantiannya saat dipanggil sama perawatnya dan dengan perasaan antara g mau mengakui melihat kartu golongan darahnya..di kartu itu tertulis golongan darah AB dengan rhesus positif..Yah,,mau dikata pa lagi coba jika bener golongan darahnya ternyata AB..apa bisa untuk diganti?? g mungkin kan??..shishsihsi..Dan akhirnya sekarang bangga dengan golongan darahnya..cerita yang g penting tapi benar-benar terjadi.
Ada satu kelemahan atau kekurangan dalam diri saya pribadi yaitu sering keluar sifat kekanak-kanakan..g tau ne,,susah untuk dihilangkan..tapi hal ini muncul saat kondisi tertentu saja,,karena kata orang-orang yang sering memperhatikan saya yaitu banyak banget yang dipikirkan dan salah satu cara untuk mengurangi pikiran berubah jadi anak kecil..tapi g ada yang dirugikan kok..minta saran dan kritik buat saya..
Sifat lain yang dominan adalah orang yang selalu ingin melakukan apa yang sangat ingin dia lakukan, karena tujuannya adalah supaya tau akhir dari pekerjaan itu..karena setiap pengalaman yang dilakukan akan mempunyai kesan tersendiri. 'Pengalaman adalah guru yang sangat berharga' ini menjadi salah satu motto hidup saya. Di setiap pengalaman pasti dapat diambil ibrah yang bermanfaat untuk kedepannya dalam melakukan segala sesuatu.
Selain itu sifat yang dimiliki yaitu ingin menjadi orang yang berbeda dengan orang lain. Dalam segala sesuatunya..(hal ini dampak dari kisah SMA)..g akan saya ceritain disini..So, prinsip hidupnya adalah "be different for better future". Saya sering menuliskan dimana saja dan mengucapkannya kapan saja..kalimat ini datangnya dari mana saya juga g 'ngeh' tiba-tiba muncul begitu saja.hehehe..
Satu hal lagi, saya ini adalah 'putri kecil yang ingin berubah menjadi kupu-kupu'..yang selalu ingin bermanfaat bagi orang lain, walau tubuhnya mungil, serta menjadi muslimah yang sholehah..amiin..
Wah,,jadi curhat begini,,